12.11.07

Peringatan Pemerintah

Pasti semua orang Indonesia (yang bisa membaca) pernah membaca peringatan pemerintah ini. Bukan maksudnya menyindir isu fatwa haram MUI untuk rokok, lantas gw menampilkan gambar itu. Gw cuma agak penasaran tentang kebenaran penulisan tanda baca pada kalimat tersebut.

"Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin." Kalau dilihat sepintas tidak ada yang aneh pada kalimat ini. Gw cuma bingung, kenapa tidak ditambahkan tanda baca koma di antara kata "impotensi" dan "dan". Andaikan hal itu dilakukan, bukankah ke-ambigu-an kalimat ini bisa diatasi. Kan, mungkin saja ada yang membaca sekilas, lalu menyimpulkan bahwa "rokok dapat menyebabkan janin" (dan bukannya gangguan pada janin). Pengulangan dua kata "dan" ini yang sebenarnya menjadi sumber masalahnya.

kalimat yang harusnya terbaca: "Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin." bisa saja malah terbaca begini: "Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan, dan janin."!? Bahkan ada yang lupa menambahkan tanda baca titik di akhir kalimat, seakan-akan masih banyak akibat buruk rokok yang lain (yang demi penghematan space iklan hanya ditampilkan perwakilan akibat dari rokok). Kalau dicermati juga ada yang tidak lengkap dalam pemberian tanda baca koma. J.s. Badudu pasti menangis melihat susunan kalimat dan tanda baca seperti ini.

ya.. ya.. gw tau. sebenarnya ini bukan masalah penting. Merokoklah kalian sepuasnya!!! tapi hati-hati karena bisa menyebabkan hamil.. (impotensi + hamil ?? wow... perfect combination!?)