Remake film hollywood yang sedang dalam proses produksi di Indonesia. Pertanyaannya adalah: ini semua karena blunder kejaksaan atau karena kejeniusan Susno?
Saya sependapat dengan spiderman dalam hal ini. Sudah selayaknya orang yang mampu, seperti Cak Toni Sutarko (iron man), tidak ikut "berusaha" menikmati subsidi yang tidak diperuntukkan bagi mereka. Malu, Cak!
Kepolisian AS patut diacungi jempol melihat aksi mereka yang relatif cepat dalam penangkapan tersangka pemboman di Boston. Alhamdulillah pelakunya tidak menggunakan panci buatan Indonesia. Cintailah ploduk-ploduk Indonesia! (Gw salut atas dedikasi Pak Alim Markus yang mempopulerkan jargon cinta produk Indonesia, yang lebih nempel di otak dibanding semua iklan kementrian tentang tema yang sama... wow!)
Wah, kalau saya tinggal di Arab Saudi, kemungkinan besar bakal jadi buronan seumur hidup. ckckck... absurd banget kejadian ini. Kalau begini terus, paguyuban kami yang menampung orang-orang tampan se-Indonesia akan berdemo di depan Kedubes Arab Saudi!
*kalau ga ngerti, coba baca berita "ini" dulu (atau coba googling dengan keyword: "ditangkap yang terlalu tampan").
Inilah ilustrasi kalau terjadi demonstrasi dokter besar-besaran menanggapi banyaknya kasus tuduhan malpraktek di Indonesia akhir-akhir ini. Melihat isu ini memang sebaiknya dilihat dulu duduk persoalannya secara menyeluruh, sehingga kalau ada kejadian yang menimpa pasien, jangan sampai langsung menuduh ada tindakan malpraktek.
*ide demonstrasi dokter ini sebenarnya didapatkan dari karikatur lain, saya hanya menambahkan orang yang mencari apoteker untuk menerjemahkan tulisan dokter yang sedang demo. :P